Wisata Sumenep

08Jun 2017

Sukses suami di kantor tentunya tidak lepas dari peran dan support istri di rumah. Namun demikian kiprah dan peduli kaum ibu – ibu DWP ini patut diapresiasi, di tengah kesibukan menyiapkan santap buka puasa buat keluarga, mereka masih dapat meluangkan waktunya untuk berbagi rejeki dengan kaum dhuafa.

Rabu, 7 juni 2017. Sore itu sekelompok ibu – ibu dengan seragam khas DWP yang dipimpin oleh ketua DWP Disparbudpora Kab. Sumenep  Ruswarni Sufiyanto beserta wakil ketua Sri Herman dengan kompaknya mengadakan acara bagi – bagi takjil berupa nasi sebanyak 200 bungkus yang diberikan kepada para tukang becak dan mereka yang berhak menerima yang melintas di depan masjid jamik sumenep.

DWP Disparbudpora

DWP Disparbudpora Bagi Takjil di Area Taman Adipura Kabupaten Sumenep

Ketua DWP Disparbudpora Kab Sumenep Ruswarni Sufiyanto menuturkan bahwa acara ini sebenarnya merupakan kegiatan yang secara spontanitas dilakukan atas inisiatif anggota, karena momentumnya bertepatan dengan bulan suci ramadhan dan ini positif, maka sayapun tergerak dengan seluruh anggota turun langsung ke lapangan, sedangkan bungkusan nasi ini diperoleh dari sumbangan semua anggota Dharma Wanita Persatuan Disparbudpora Kab Sumenep, tujuannya adalah kami ingin membagi sebagian rejeki untuk dapat digunakan sebagai hidangan buka puasa buat saudara – saudara kita yang kurang beruntung dan tentu pula kami niatkan untuk mendapat ridha Allah SWT pungkasnya menutup pembicaraan.

Kegiatan ini pun usai menjelang waktu adzan magrib berkumandang.(dra)

12Jun 2017

Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam hal ini Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Sumenep saat ini sedang mempersiapkan pelaksanaan Festival Dalang Remaja Tahun 2017.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Sumenep Sufiyanto SE, M,Si menuturkan bahwa dilaksanakannya Festival Dalang Remaja ini didasarkan pemikiran bahwa ketersediaan para pendalang topeng dalang Sumenep yang saat ini sudah berusia di atas 50 tahun, hal ini kalau tidak segera dilakukan langkah strategis tentunya akan mengancam kelestarian salah satu seni pertunjukan tradisional Sumenep, sehingga dengan terselenggaranya even ini maka akan lahir banyak dalang – dalang remaja yang nantinya akan menjadi penerus kesenian topeng dalang Sumenep tetap lestari dan terhindar dari kepunahan.

Sufiyanto SE. M.Si menambahkan pula bahwa kegiatan ini rencananya akan diikuti oleh 25 orang pelajar/mahasiswa/ umum dengan 10 nominasi yg akan diraih oleh para nominator, dan akan dilaksanakan menjelang peringatan Hari Jadi Sumenep ke-748 Tahun 2017.

Konsep acara ini pun akan bersifat wajib tonton terutama bagi para pelajar di Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan indoor karena dimulai sejak pagi hingga malam hari, untuk itu diharapkan agar kelompok seni topeng dan sekolah – sekolah di sumenep agar mulai sekarang mempersiapkan siswanya untuk berlatih dan mengikuti lomba ini, mengingat even ini diadakan bertepatan dengan momentum visit sumenep 2018 mendatang.

Saat ini teknis pelaksanaan kegiatannya sedang dirumuskan oleh tim teknis yang merupakan para pelaku seniman Topeng Dalang Sumenep pungkasnya.

Ahmad Darus, S.Pd salah satu dalang yang cukup dikenal di Sumenep mengatakan, bahwa butuh waktu yang panjang untuk melatih seseorang menjadi bisa dan ahli untuk menjadi pedalang topeng dalang, berbeda dengan penari peraga topeng dalang yang tidak butuh waktu terlalu lama, asal anak yang dimaksud punya minat dan bakat.(dra)

12Jun 2017

Sejak sabtu lalu, tampak petugas kebersihan pantai lombang yang berjumlah total 10 org melakukan kegiatan bersih – bersih area pantai lombang. Sebagian ada yang menggunakan mesin pemotong rumput dan sebagian lainnya melakukan pemangkasan pohon – cemara udang yang menjulur ke jalan masuk pantai

Minggu 11 juni 2017 ditemui di lokasi, kepala UPT Pantai Lombang, Anwar yang saat itu turut serta bergabung memimpin kegiatan mengatakan ” Kegiatan bersih-bersih ini sebenarnya rutin kami lakukan secara berkala terutama setiap jumat pagi, tetapi mengingat saat ini kami menghadapi pesta ketupat atau dalam bahasa madura populer dengan sebutan tellasan topak yang biasa digelar setelah hari raya idul fitri, tentu kami sejak beberapa minggu sebelumnya harus mempersiapkan diri, salah satunya bersih2 pantai untuk memberikan kepuasan dan kenyamanan bagi pengunjung selama pesta ketupat berlangsung”.

 

Kepala UPT Lombang bersama para petugas kebersihan membersihkan area pantai lombang

Kepala UPT Lombang bersama para petugas kebersihan membersihkan area pantai lombang

Ditambahkan pula bahwa kegiatan bersih – bersih seperti ini akan dilakukan setiap hari, selama 2 minggu ke depan dimulai sejak pukul 05.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB, mengingat para petugas kebersihan bekerja sambil melakukan ibadah puasa.

Anwar menambahkan pula bahwa tantangan terbesar dalam menjamin kebersihan pantai lombang yang pertama adalah kesadaran para wisatawan serta pelaku usaha yang beraktifitas di area pantai lombang untuk menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan ketika berwisata di area ini, karena kami sendiri sebenarnya telah menyiapkan beberapa tempat sampah yang kami sebar di area pantai.

Yang kedua adalah pantai lombang memiliki luas 5 hektar dan jarak dari pintu gerbang masuk sampai ke area pantai berjarak kurang lebih 1500 meter, dengan jumlah petugas sebanyak 10 orang tentu ini membuat para petugas harus bekerja extra keras, namun bagi kami yang terpenting tetap semangat untuk memberikan kepuasan kepada wisatawan yang berkunjung. (dra)

14Jun 2017
Disparbudpora Sumenep dalam Acara Pasar Murah 2017

Seperti tahun – tahun sebelumnya, setiap bulan ramadhan pemerintah kabupaten sumenep menggelar pasar murah, Selasa 13 juni 2017 Disparbudpora Kab Sumenep  menggelar stand  di halaman kantor Kecamatan Saronggi.

Disparbudpora Sumenep dalam Acara Pasar Murah 2017

Disparbudpora Sumenep dalam Acara Pasar Murah 2017

Acara pasar murah ini secara resmi dibuka oleh Camat Saronggi Sunaryo, S,Sos, M,Si dalam sambutannya mengatakan bahwa ” Acara pasar murah ini dilaksanakan serentak di beberapa tempat dan dibuka resmi oleh Yth, Bapak Bupati Sumenep di area depan labeng mesem dan untuk pelaksanaan di halaman Kecamatan Saronggi didukung oleh beberapa SOPD yaitu Bappeda, Inspektorat, BKPSDM, Disperindag, Dinas P3A dan KB, Disparbudpora, BPS, BMPD, KPRI Sumekar, PT, WUS, Kec, Saronggi, kec Lenteng, kec, Giligenting”.

Kali ini stand disparbudpora menyediakan beberapa bahan makanan pokok seperti, Mie instant, minyak goreng, beras, gula pasir.

Antusiasme Masyarakat dalam Acara Pasar Murah 2017

Antusiasme Masyarakat dalam Acara Pasar Murah 2017

Kadisbudparpora kab Sumenep yang diwakili oleh Kabid Pemasaran di lokasi, Binti Achsanatin, SH menjelaskan bahwa ” Sebagai acara yang rutin digelar tiap tahun, tentunya kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh mereka yang berhak dan mereka yang memang memiliki kemampuan ekonomi lebih agar tidak ikut berebut berbelanja di sini, karena kami sengaja menjual beberapa kebutuhan pokok di bawah harga pasar untuk membantu saudara – saudara kita yang lemah”, ujarnya.

Acara dibuka resmi tepat jam 09.00 WIB dan berakhir menjelang siang.(dra)

14Jun 2017

Bagi mereka yang hobi dan masih setia menikmati pertunjukan seni tradisional sumenep seperti topeng dalang, tentunya tidak asing lagi dengan keterlibatan para dalangnya yang cukup mumpuni memainkan cerita disertai dinamika suaranya secara bergantian, sesuai dengan karakter tokoh yang sedang beraksi di panggung, seperti Akh Darus, Durahmat, Iskandar dan lain – lain.

Keunikan dan daya tarik kesenian topeng dalang sumenep ini pun sudah tidak diragukan lagi ketika sejak era tahun 1980 an dan 1990 an bahkan telah diundang ke negara – negara Eropa, Amerika dan Jepang.

Akh. Darus, Tokoh Dalang Senior Kabupaten Sumenep

Akh. Darus, Tokoh Dalang Senior Kabupaten Sumenep

Bukanlah sebuah hal yang mudah untuk merubah dinamika suara meniru dan mengikuti tokoh2 yang tampil, butuh keahlian khusus termasuk pula jam terbang serta kemampuan berimprovisasi, demikian komentar Akh Darus S.Pd,  Ketua Sanggar Seni Thinkerbell di kediamannya di Desa Tambaksari Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep pada awal Juni lalu, ketika ditanya suka dan dukanya menjadi dalang.

Karena melihat begitu dominannya peran seorang dalang dalam memainkan cerita pertunjukan topeng dalang maka dibutuhkan sebuah organisasi Pepadi yang dibentuk di setiap kabupaten/kota sebagai wadah yang menaungi para pedalang sehingga mampu menyelaraskan dan mempermudah informasi di antara komunitas dalang di seluruh Indonesia. Perlu kiranya ke depan kami selaku dalang topeng dalang sumenep untuk merajut kembali aktifitas PEPADI Sumenep agar organisasi yang menaungi para pedalang yang ada di kabupaten sumenep ini terkoordinasi dengan baik tambahnya kemudian.

Ketika ditanya tanggapannya dengan rencana disparbudapora kab. Sumenep untuk melaksanakan festival dalang remaja tahun 2017 mendatang, Akh Darus cukup mengapresiasi langkah pemerintah yang satu ini, “Memang kami mulai merasakan keterbatasan dalang – dalang muda yang nantinya dapat melestarikan seni tradisi topeng dalang, atas inisiatif dari Bapak Kadisparbudpora Kab. Sumenep, kami menyatakan apresiasi dan terima kasih sekali atas perhatian ini dan di sisi lain  pertemuan dengan para penggiat topeng dalang untuk merajut kembali aktifitas para pedalang sumenep yang selama ini sempat vakum, direncanakan akan dilaksanakan setelah hari raya idul fitri di rumah kami dengan mengumpulkan para pendalang serta akan mengundang unsur Disparbudpora Kab. Sumenep sebagai instansi terkait”.

Menanggapi keinginan dari penggiat topeng dalang sumenep Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Sumenep Sufiyanto SE, M,Si menyambut baik, ” Menyambut dicanangkannya Visit Sumenep 2018 mendatang, justru inisiatif masyarakat seperti ini ke depannya sangat diharapkan sebagai fungsi partisipatif masyarakat dalam upaya turut melestarikan kesenian tradisi yang ada di sumenep, dan ini dapat dicontoh pula oleh unsur – unsur seniman yang lain, kami dari pemerintah tentunya juga akan bersinergi dengan komunitas yang ada guna mendukung pelestarian seni budaya yang ada”. (dra)

16Jun 2017

Olahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh kita sehat, namun dalam perkembangan selanjutnya olahraga terus berkembang dari hobi, rekreasi, profesi bahkan menjadi sebuah industri yang menjadi kebutuhan masyarakat di era digital sekarang.

Membangun bangsa salah satunya dengan membentuk generasi muda yang sehat dan kuat sebagai aset pembangunan negara.

Mendukung program pemerintah tersebut maka Disparbudpora Kab Sumenep segera menggelar even bertajuk Gala Desa sebagai upaya penggalian potensi generasi muda di bidang olahraga dari tingkat terbawah yaitu desa.

Disparbudpora Sumenep Gelar Even Gala Desa

Disparbudpora Sumenep Gelar Even Gala Desa

Kadisparbudpora Kab Sumenep yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid Pemuda dan Olahraga, Indra Wahyudi ST, MT, menjelaskan bahwa ” Even olah raga gala desa ini sejatinya merupakan program nasional dari Kemenpora Republik Indonesia untuk memberikan ruang gerak bagi kami untuk menjaring bibit – bibit atlit terbaik dari tingkat desa yang jika memungkinkan akan menjadi atlit nasional di masa mendatang, ada 6 cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu sepak bola, bola voli, sepak takraw, atletik, bulu tangkis dan tenis meja. Untuk persyaratan detilnya dapat langsung datang ke dinas kami.”

“Even gala desa ini opening ceremoninya akan dilaksanakan sabtu 22 juli 2017 di lapangan voli STKIP Gedungan Sumenep, sedangkan penentuan lokasi tempat lomba dilaksanakan sengaja dipilih disesuaikan dengan potensi masing – masing cabor dan bagi yang akan mendaftar pendaftaran terakhir yaitu tanggal 11 juli 2017.” ungkap Indra menutup penjelasannya. (dra)