Wisata Sumenep

Bagi mereka yang hobi dan masih setia menikmati pertunjukan seni tradisional sumenep seperti topeng dalang, tentunya tidak asing lagi dengan keterlibatan para dalangnya yang cukup mumpuni memainkan cerita disertai dinamika suaranya secara bergantian, sesuai dengan karakter tokoh yang sedang beraksi di panggung, seperti Akh Darus, Durahmat, Iskandar dan lain – lain.

Keunikan dan daya tarik kesenian topeng dalang sumenep ini pun sudah tidak diragukan lagi ketika sejak era tahun 1980 an dan 1990 an bahkan telah diundang ke negara – negara Eropa, Amerika dan Jepang.

Akh. Darus, Tokoh Dalang Senior Kabupaten Sumenep

Akh. Darus, Tokoh Dalang Senior Kabupaten Sumenep

Bukanlah sebuah hal yang mudah untuk merubah dinamika suara meniru dan mengikuti tokoh2 yang tampil, butuh keahlian khusus termasuk pula jam terbang serta kemampuan berimprovisasi, demikian komentar Akh Darus S.Pd,  Ketua Sanggar Seni Thinkerbell di kediamannya di Desa Tambaksari Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep pada awal Juni lalu, ketika ditanya suka dan dukanya menjadi dalang.

Karena melihat begitu dominannya peran seorang dalang dalam memainkan cerita pertunjukan topeng dalang maka dibutuhkan sebuah organisasi Pepadi yang dibentuk di setiap kabupaten/kota sebagai wadah yang menaungi para pedalang sehingga mampu menyelaraskan dan mempermudah informasi di antara komunitas dalang di seluruh Indonesia. Perlu kiranya ke depan kami selaku dalang topeng dalang sumenep untuk merajut kembali aktifitas PEPADI Sumenep agar organisasi yang menaungi para pedalang yang ada di kabupaten sumenep ini terkoordinasi dengan baik tambahnya kemudian.

Ketika ditanya tanggapannya dengan rencana disparbudapora kab. Sumenep untuk melaksanakan festival dalang remaja tahun 2017 mendatang, Akh Darus cukup mengapresiasi langkah pemerintah yang satu ini, “Memang kami mulai merasakan keterbatasan dalang – dalang muda yang nantinya dapat melestarikan seni tradisi topeng dalang, atas inisiatif dari Bapak Kadisparbudpora Kab. Sumenep, kami menyatakan apresiasi dan terima kasih sekali atas perhatian ini dan di sisi lain  pertemuan dengan para penggiat topeng dalang untuk merajut kembali aktifitas para pedalang sumenep yang selama ini sempat vakum, direncanakan akan dilaksanakan setelah hari raya idul fitri di rumah kami dengan mengumpulkan para pendalang serta akan mengundang unsur Disparbudpora Kab. Sumenep sebagai instansi terkait”.

Menanggapi keinginan dari penggiat topeng dalang sumenep Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Sumenep Sufiyanto SE, M,Si menyambut baik, ” Menyambut dicanangkannya Visit Sumenep 2018 mendatang, justru inisiatif masyarakat seperti ini ke depannya sangat diharapkan sebagai fungsi partisipatif masyarakat dalam upaya turut melestarikan kesenian tradisi yang ada di sumenep, dan ini dapat dicontoh pula oleh unsur – unsur seniman yang lain, kami dari pemerintah tentunya juga akan bersinergi dengan komunitas yang ada guna mendukung pelestarian seni budaya yang ada”. (dra)