Wisata Sumenep

Beberapa kali kunjungan kapal pesiar ke sumenep ternyata mampu memikat tour operator yg menangani kunjungan kapal pesiar ke sumenep.

Jika selama ini daya tarik yang dinikmati adalah kompleks kraton sumenep, masjid jamik, asta tinggi dan pertunjukan seni budaya tradisi sumenep juga pesona pantai sembilan, maka untuk kunjungan di tahun 2018 pihak operator meminta daya tarik lainnya yang bisa menambah tujuan wisatawan asing ini semakin mendapat pilihan variatif selama di sumenep.

 

Selasa, 6 juni 2017 Disparbudpora Kab Sumenep dalam hal ini bidang pemasaran bersama Haris Santoso (Ketua Pramuwisata Jokotole Sumenep) dan para penggiat fotografi Sumenep melakukan survey ke beberapa home industri yang ada di Kabupaten Sumenep untuk memastikan tempat tersebut layak dipromosikan dan dikunjungi oleh wisatawan asing untuk dilakukan evaluasi dan perbaikan.

Adapun home industri yang disurvey antara lain :
1. Kampung Panci yang berlokasi di desa Kalianget Barat Kecamatan Kalianget. Salah satu pemilik home industri Abd. Rahem menjelaskan bahwa rata2 penduduk sekitar desa Kalianget Barat ini bekerja sebagai pembuat panci yang dipasarkan tidak hanya di Kab. Sumenep, namun juga ke luar daerah.

2. Kampung anyaman yang berlokasi di desa Sendir Kec. Lenteng, salah satunya yang dimiliki oleh H. Musaffak, Tiap keluarga di desa ini jika sudah tidak musim tanam padi mereka bekerja membuat anyaman tampah, yaitu sejenis peralatan rumah tangga yang terbuat dari bambu digunakan untuk menampah beras. Keunikan dari kerajinan ini adalah dibutuhkan keuletan dan ketelatenan dalam proses pembuatannya. Hal ini sangat menarik jika dijual kepada wisatawan asing.

 

Survey ini juga rencana bakal dilakukan ke pembuatan genting dan gerabah di desa Andulang Kec. Gapura.

Beberapa home industri ini yang Nantinya bakal jadi destinasi tambahan untuk jadwal kunjungan kapal pesiar di tahun 2018 mendatang.