Wisata Sumenep

Dalam rangka menyambut program Visit Sumenep 2018, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep tidak henti-hentinya memasarkan dan membawa berbagai potensi wisata di berbagai event, salah satunya wisata budaya berupa karya tari yang baru saja membawa pulang 2 gelar pada event Festival Karya Tari Jawa Timur 2017.

Event tahunan milik Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur ini dilaksanakan pada hari Kamis hingga Sabtu, 18 – 20 Mei 2017 di Gedung Kesenian Cak Durasim UPT. Taman Budaya Jawa Timur. Pada event ini, delegasi Kabupaten Sumenep tampil pada hari Jumat, 19 Mei 2017 dengan menampilkan tari ritual Rokat Tase’. Menggunakan 3 orang penari pria dan 4 orang penari wanita, peserta dengan nomor urut 22 ini mampu menghipnotis 2 orang juri pengamat dan seluruh penonton dengan menampilkan rangkaian tari dan iringan musik yang sangat indah dan sakral. Adapun tari ritual Rokat Tase’ menceritakan tentang ritual para nelayan untuk mensucikan diri sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, juga permohonan berkah rejeki dan keselamatan ketika mencari nafkah di laut.

Tari Ritual Rokat Tase' (Sumenep) pada Festival Karya Tari Jawa Timur 2017

Tari Ritual Rokat Tase’ (Sumenep) pada Festival Karya Tari Jawa Timur 2017

Oleh karena itu, tarian berdurasi 7 menit ini dapat mengharumkan nama Kabupaten Sumenep dengan memboyong 2 penghargaan, yakni penghargaan sebagai 10 Penyaji Unggulan Tanpa Jenjang (Agus Gepeng) dan 3  Penata Iringan Terbaik Tanpa Jenjang (Ian Pewaras). (dee)

Penghargaan sebagai 10 Penyaji Unggulan dan 3 Iringan Terbaik

Penghargaan sebagai 10 Penyaji Unggulan dan 3 Iringan Terbaik

Berikut ini video penampilan delegasi Sumenep dalam ajang Festival Karya Tari Jawa Timur 2017: